Powered by Blogger.

Wanita, Cinta, Dan Pria Galau

Wanita, Cinta, Dan Pria Galau. Dalam membina hubungan sudah pasti pernah putus. Atau Putus nyambung, atau putus selamnya, dan atau lain-lainnya. Entah itu masalah egoisme, masalah menyakiti, jarang komunikasi, salah faham, selingkuh, suka orang lain (baca Selingkuh), posesif, Cemburu, dan masalah lainnya. Dan salah satu dari pasangan, atau keduanya, atau ketiganya (yang mana inih???) bilang PUTUS!!! Jeng jeng (Background sound sinetron)…

Kalau sudah begini. Cewek, Cowok, Ibu, Bapak, Calon Mertua, Tante, Dan yang berhubungan bisa GALAU. Hahaha. Khususnya yg cowok. Ya karena pemilik blog ini bukan Banci alias bencong a.k.a :Maho (Kaskuser banget) yang jelas Cowok Tulen, perkasa, ganteng, dan setia. Haha. Karena saya Cuma yg cowok saja.

Jadi bisa di bilang ini artikel curhat ga jelas. Ga jelas!? Terserah saya yang punya saya :P. Jadi jujur saya pacaran baru pertama kali. Dan senang rasanya punya pacar yang perhatian dan baik, pengennya Dia yang pertama dan terakhir. Wow! indah banget kan. Tapi akhirnya kandas bak sebuah mobil yang amblas di parit kemaren yang saya liat di jalan. Dan Iam Is Galau Man!!!

Pasti sedihkan kita di putusin begitu saja, kita udah banyak berkorban buat dia, waktu buta dia, but di putusin gitu aja. Emang sih awalnya dari aku yg bikin sakit hati, tapi itu smua aku lakukan tanpa di sadari. Dan saya paling anti nyakitin hati cewek. Entah sepetinya memang jalan tuhan. Agar apa coba? Agar aku bisa mnjadi lebih baik lagi. Wahahaha!. Tapi sebelum menuju kesana saya masih galau. Bertanya-tanya “Why Its Happen To me? Iam kind, Setia, banyak berkorban buat dia, Bla Bla Bla”. Dan STOP! Saya mulai untuk tidak memikirkannya.

Mulai hari itu, ya beberapa hari setelah galau lah ya… saya mulai mengintrospeksi diri. Saya tidak menyalahkan dia yg memutuskan saya (Harap para pria tidak menyalahkan wanita yang memutuskan anda!). Kenapa? Karena yang patut di salahkan adalah Kita sendiri para pria. Dia (Baca: Wanita) marah sama kita (Baca: Pria) karena kita yg bikin mereka marah, Dia suka sama cowo lain karena emank kita yang sudah ga menarik di mata dia, Dia ga menghargai kita, atau menginjak-injka kita, karena emang kita terlalu baik sama dia, Dia ingin kita menjadi pria yang ia inginkan tapi tinggalkan juga, karena kita ga jadi diri sendiri. Jadi ya salahkan kita sendiri. Kenapa? Ini sebenarnya efek psikologis. Wanita itu makhluk yang Emosinya (Baca: Perasaan) tinggi. Nalurinya adalah Ingin di sayang dan menyayangi. Setiap wanita begitu. Tanpa terkecuali. Yang menjadikannya jutek, beringas (wow), dan sifat jelek lainnya adalah karena proses menjadi dewasa dan pola pikir di lingkungannya.

Jadi wanita itu harus memenuhi variasi emosi dalam suatu hubungan. Anda bisa bikin dia baik terus, tapi anda sesekali harus bikin dia marah. Anda juga tiba-tiba harus jadi misterius, dan macam-macam variasi emosi lainnya. Well itu teorinya. Saya dapat dari panduan premium yang saya beli waktu itu.

Lantas apa sih yang harus kita lakukan?

  • Jangan menyalahkan wanita. Karena wanita begitu adalah hasil dari perbuatan kita sendiri. Dia ga suka kita karena emang kitanya ga menarik di mata dia. Pernah kan dengar cerita, yang dulu cowok ngejar-ngejar cewek orang. Terus di jahatin sama si cewek. Eh tapi lama kelamaan cewek naksir juga sama cowok yang dulu ngejar-ngejar, masih pacaran lagi. (Cerita ini saya ambil di kaskus, haha)
  • Ga usah menyalahkan nasib dan takdir. Nasib bisa di ubah, bahkan takdir pun bisa di ubah dengan sedekah. Jadi bersedekahlah anda kalau lagi di rundung masalah cinta dan masalah lainnya.
  • Bersegeralah instropeksi diri. Perbaiki sifat-sifat jelek anda pada wanita, atau pasangan anda dulu. Waktu saya galau saya ga punya teman curhat. Akhirnya saya masuk di grup yang bisa curhat di facebook, dan juga dia bisa baca aura dari wajah atau nama (keren banget kan). Akhirnya saya curhat. Akhirnya nyerempet ke sifat-sifat. Saya tanya sifat saya, ternyata saya ada sifat Posesif (Maksud Loh!?) padahal saya ga ngekang gitu banget. Tapi ya saya akui saya pencemburu. Ini nih yang harus di hilangkan. Karena pasangan akan membaca sebagai rasa tidak percaya pada dia.
  • Banyak-Banyak bersyukur dan berdoa. Yang saya sadari kalau saya bersyukur seolah-olah akan muncul sebuah hikmah sebenarnya atas suatu kejadian. Dan kita benar-benar bisa menyikapinya dengan tenang dan sabar. Asal bersyukurnya tulus…
  • Tips terakhir nih. Kalau anda ingin berubah sifatnya, pengeruhilah pikiran bawah sadar anda. (Apa lagi nih, mau hipnotis maksudx???) ya hipnotis salah satu caranya. Tapi ga perlu itu. Yang saya maksud adalah terapi otak menggunakan audio Brainwave. Brainwave merupakan teknologi audio yang bisa menstimulasi otak kita dan mempengaruhi bawah sadar kita. Ada macam-macam kok sesuai jenisnya. Ada audio untuk meningkatkan rasa percaya diri, audio untuk menenangkan diri, dan lain sebagainya. Cari aja di google tentang ini, jangan lupa juga cari kegunaannya. Ketik aja “Apa itu Brainwave”. Kenapa pikiran bawah sadar? Asal tau saja, kehidupan kita di tentukan oleh pikiran bawhah sadar sebenarnya. Dengan kata lain 20% pikiran sadar dan 80% pikiran bawah sadar. Yang 80% ini yang mempengaruhi sifat kita. Sangat sangat mempengaruhi. Oleh sebab itu tidak ada salahnya kalau kita mengubah sikap kita. Ya kan. Salah satunya dengan Brainwave ini.

Oke itu deh curhat galau saya. Moga bermanfaat…

Sumber: http://bocahpetir.blogdetik.com/2012/02/28/wanita-cinta-dan-pria-galau/

Terima kasih telah membaca artikel tentang Wanita, Cinta, Dan Pria Galau di blog Galau Boo jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini di web browser anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.

Artikel terbaru :